Bisnis Tidak Harus Ribet, Otomatiskan Proses Bisnis Anda !

Saya punya teman, sebut saja namanya Anto. Dia adalah contoh pengusaha muda yang sukses. Laba bersih perusahaannya setiap bulan bisa mencapai 200-500 juta. Tetapi dia merasa pusing. Semakin hari bisnisnya semakin rumit dan semakin banyak yang harus dikerjakan.

Dia ingat waktu dulu memulai bisnis 5 tahun sebelumnya, dia masih bisa pulang kantor jam 5. Sekarang ketika dia telah membuka 1 cabang, paling cepat dia pulang jam 7. Dia sudah mencoba mengatasi masalah tersebut, dengan menambah staff. Tahun berjalan saja telah ada tambahan 5 orang staff untuk membantu di bagian administrasi, tetapi sepertinya penambahan team tersebut tidak banyak berpengaruh. Justru Anto seringkali harus dua kali kerja karena kerjaan staffnya yang tidak teliti atau tidak tuntas.

Kemudian dia menghubungi saya. Sebagai teman lama, kami telah lama tidak bertemu. Dia menanyakan apa yang saya kerjakan di klien-klien saya. Saya bercerita bahwa pekerjaan saya yang utama adalah membantu pimpinan atau pemilik bisnis untuk fokus mengelola dan mengendalikan bisnis. Untuk dapat mengelola dan mengendalikan bisnis kita harus tahu peta proses bisnis. Selanjutnya kita pilah mana yang value added (memberi nilai tambah) atau signifikan dan mana yang kurang memberi nilai tambah. Proses-proses yang memberi nilai tambah kita buat prosedur, sehingga siapapun yang tidak buta huruf bisa menjalankan pekerjaan tersebut. Selanjutnya setiap staff diminta membuat laporan atas pekerjaan mereka dengan menggunakan format yang sesederhana mungkin. Hasilnya dikontrol apakah sesuai dengan target dan prosedur yang telah ditetapkan.

Anto sangat terkejut. Mengapa sebelumnya dia tidak pernah berpikir bahwa semua pekerjaan yang dia lakukan sebenarnya bisa di standarkan. Anto baru sadar bahwa selama ini para karyawan tidak tuntas dalam mengerjakan tugasnya karena tidak ada arah dan petunjuk yang jelas.

Sebelum pulang saya merekomendasikan Anto untuk membaca buku 4 Hour Work Week yang ditulis Tim Ferris dan Work The System yang ditulis Sam Carpenter.

Selanjutnya Anto, meminta Syncore Consulting untuk membantu mereka menuliskan prosedur dan prosedur tersebut telah dijalankan dan terus diperbaiki dari waktu ke waktu.

Bisnis Anto menjadi stabil, dari 1 cabang saat ini telah berkembang menjadi 5 cabang. Penjualan terus meningkat, dan yang paling penting Anto dan keluarga saat ini lebih punya banyak waktu untuk jalan-jalan. Setiap tahun kurang lebih 4 kali , Anto bersama keluarga berjalan-jalan ke luar negeri.

Seringkali pengusaha lebih banyak menyalahkan keadaan atau karyawan apabila ada kesalahan atau kinerja perusahaan jelek, tanpa sebelumnnya mereview proses dan prosedur perusahaan.

Sudahkan anda mereview proses bisnis dan prosedur yang ada di perusahaan anda?

One comment

  1. Apabila anda ingin diskusi masalah Otomatisasi Proses Bisnis, tulis komentar disini, terimakasih !

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s