My Creative Moments

Pernahkah anda merasa sangat kreatif di suatu waktu? Momen-momen apa yang anda rasakan anda menjadi semakin kreatif? Momen-momen tersebut bisa jadi dipicu oleh kondisi biologis anda, tetapi bisa jadi juga hanya efek psikologis. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana anda bisa mengoptimalkan momen kreatif tersebut untuk menghasilkan sebuah karya.

Saya ingin sharing beberapa hal yang saya rasakan saya menjadi lebih kreatif (tentu hal-hal tersebut dibawah ini murni pendapat pribadi, bukan sesuatu yang dibuktikan dan dianalisis secara saintifik)

1. Pagi hari sambil minum kopi dan dengar musik jazz

Sebagai seorang morning person, saya bangun pagi dan melakukan rutinitas merebus air, menghidupkan laptop, dan mulai mengetik. Pilih sudut rumah yang suasananya seperti cafe, dan mulai mengetik. Wow.. rasanya ide mengalir dengan sangat lancar dan deras. Sering kali meskipun hanya bisa efektif mengetik satu atau dua jam, tetapi hasilnya bisa lebih banyak dan berkualitas daripada begadang semaleman 4 jam. Kopi yang saya pilih adalah kopi bubuk hitam. Bagi penggemar kopi hitam, minum kopi instant pasti akan membuat lidah kelu dan perut mual-mual. Musik yang saya sukai untuk bekerja adalah musik jazz. Musik jazz menurut saya kategori Non-interrupted Music (ini istilah saya sendiri). Artinya musik yang tidak menganggu konsentrasi kita dan komposisi nada yang unik “seolah” mendorong kita untuk semakin kreatif. Beda dengan musik pop atau rock, yang pasti akan mendorong anda untuk bernyanyi atau bergoyang (terus kapan kerjanya?). Namun kebiasaan ini ada masalah juga, karena waktu pagi adalah waktu yang paling pas untuk olah raga dan meditasi (he he). Saya pernah dengar nasihat, kalau kita memulai hari dengan tergesa, maka sepanjang hari kita akan seperti dikejar-kejar maling (eh harusnya mengejar ya.. whatever..). Image

2. Memakai casual dress atau slim fit

Ya. Saya bisa melihat anda bertanya , “apa hubungan pakaian dengan berpikir kreatif?” Coba anda pakai sarung atau celana kolor, maka pasti anda akan santai. Coba anda pakai jas maka anda akan menjadi sedikit lebih serius. Meskipun itu dirumah. Seringkali untuk menjadi kreatif anda harus bisa rileks. Kita akan rileks kalau memakai baju yang kita senangi bukan. Baju yang saya senangi adalah baju kotak-kotak (sampai dengan Jokowi mengklaim itu gayanya…hmmm) Untuk momen-momen tertentu saya memilih baju kotak-kotak, artinya saya sedang ingin menjadi lebih kreatif. Baju lain yang saya senangi (baru-baru ini) adalah slim fit. Baju dengan potongan pas, membuat kita ingat agar tidak memiliki perut buncit (apa hubungannya dengan berpikir kreatif?). Memakai jeans ditambah sepatu sneakers, yah seolah kita masih muda, bersemangat dan kreatif. Oke-oke saya akan akhiri poin dua ini sebelum lebih banyak lagi yang protes.

3. Memakai kacamata frame plastik dan tas Crumpler

Coba lihat profesor-profesor di film, biasanya digambarkan orang dengan memakai kacamata frame metal berbentuk bundar (Steve Jobs juga begitu). Tetapi itu old fashion fellas. Sekarang kita lihat gambaran orang yang smart, muda dan sukses adalah memakai kacamata frame plastik berbentuk kotak  (Ooo saya dengar protes dari pembaca lebih keras…). Anda mungkin berpikir ini terlalu simplisitis, tetapi pilih gaya yang membuat anda berimajinasi seolah anda adalah orang yang anda harapkan. Itu membuat anda nyaman,percaya diri dan selanjutnya lebih kreatif.  Untuk merk kacamata dan merk tas diatas saya tidak usaha bahas panjang disini ya.. nanti dikiranya ngiklan.

4. Dibawah tekanan deadline

Saya masih ingat deadline pertama saya dulu, membuat saya tidak bisa tidur semaleman (literally ). Tetapi selanjutnya karena deadline  terus bertumpuk, akhirnya sekarang malah tidak bisa bekerja kalau tidak kena deadline (ha ha ini parah banget… don’t try this at home ya ). Adrenalin yang terpompa ketika kena deadline, seolah memacu aliran darah dan oksigen ke otak, dan otak menjadi bekerja lebih cepat, lebih cepat, lebih cepat… ya dan solusi-solusi yang awalnya ruwet tidak ketemu-ketemu.. tiba-tiba .. cling.. ada di depan mata. Keterdesakan yang disengaja seperti ini patut dicoba… tetapi ati-ati anda bisa jadi kecanduan.

5. Ditengah diskusi atau obrolan hangat atau sedang mengajar

Pasti kita pernah atau sering menghadapi masalah sehingga otak kita buntu. Kita perlu penyegaran bro and sis. Caranya adalah cari soulmate, maksudnya disini adalah teman ngobrol yang nyambung. Saya daripada ditraktir makan direstorant mahal, mending dapat teman ngobrol yang nyambung. Karena dengan teman ngobrol yang nyambung bisa membuat perut ‘tiba-tiba kenyang’ dan otak dapat asupan gizi yang sangat saya butuhkan. Teman ngobrol yang hebat ini bisa membukan perspektif kita, melihat masalah dari kacamata lain. Sehingga timbul inspirasi dan motivasi untuk menyelesaikan kasus yang tengah kita hadapi. Ingarat bro & sis.. inspirasi itu baru sepertiga jalan, selanjutnya adalah motivasi dan aksi itu baru bisa menjadi prestasi. Yak. Ngobrol yang sehat bisa membuat kita lebih kreatif. Ngobrol yang sehat adalah ngobrolin ide, masa depan dan tentang kita, bukan ngobrolin orang lain dan masa lalu (nostalgia).

6. Mandi dengan air dingin

Saya mau nulis sebenarnya tidak mandi membuat kita lebih kreatif.. he he .. coba tanya orang-orang di Australia atau Eropa mereka mandi sehari berapa kali? Kalau mau mandi coba mandi dengan air dingin. Guyuran air dingin di kepala anda akan membaut syaraf-syarat anda menjadi terjaga (terbalik dengan mandi air panas). Paling baik di selang-seling air dingin-air panas-air dingin, karena syaraf anda akan terjaga-mengendur-terjaga ini seperti olah raga syaraf, sehingga syaraf anda menjadi lentur. Syaraf yang terjaga akan memicu otak anda untuk berpikir lebih kreatif.

7. Ditengah perjalanan

Saya justru bisa membaca, berpikir lebih dalam ketika di pesawat terbang atau di kereta, sedang menunggu penerbangan atau sedang di hotel. Semuanya menyediakan lingkungan tanpa gangguan yang ideal. Kita sendiri tetapi tidak sendirian.

Nah. Itulah momen-momen kreatif saya. O ya saya memang sengaja tidak menyebutkan kerja di kantor adalah momen kreatif saya, karena kerja di kantor, karena menurut saya kerja di kantor itu untuk sosialisasi. he he.

Bagaimana menurut anda? Apa momen kreatif anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s