Implementasi International Standards on Auditing (ISA) di Indonesia

10176035_10202616466386654_5470981025282467625_n

 

Institute Akuntan Publik Indonesia (IAPI) memutuskan untuk mengadopsi secara penuh International Standars on Auditing untuk menggantikan Standard Profesional Akuntan Publik (SPAP) mulai 1 January 2013.

Standar ini menuntuk perubahan cara berpikir, cara bertindak dan cara bersikap auditor. Secara umum ada 5 hal yang berbeda secara fundamental dibandingkan standar lama (Tuanakotta, 2012)

  1. Penekanan pada Audit Berbasis Resiko
  2. Perubahan dari Rules based ke Principle Based
  3. Berpaling dari model matematis
  4. Menekankan pada Kearifan Profesional (professional judgement)
  5. Melibatkan peran Those Charged With Governance (TCWG)

Ada beberapa konsekuensi dari penerapan International Standard on Auditing (ISA) tersebut

  1. Apakah auditor paska ISA bertanggungjawab untuk menemukan fraud dalam audit umum (general audit)?
  2. Bagaimana menerapkan ISA untuk audit klien-klien kecil ?
  3. Apakah ketidaktahuan dari auditor untuk menerapkan ISA bisa dianggap sebagai Negligence /keteledoran profesional dan berdampak hukum paska penerbitan UU Akuntan Publik?
  4. Bagaiamana kita harus mengajarkan auditing ke mahasiswa paska ISA? karena standar berubah dari rule based ke principle based?
  5. Apakah benar ISA akan meningkatkan kualitas pelaporan keuangan?

 

Download powerpoin seminar Implikasi ISA dalam Praktik Audit di Indonesia di bawah ini. Powerpoint tersebut disajikan dalam seminar Dampak Implementasi ISA di Indonesia yang dilaksanakan di STIE Widya Wiwaha Yogyakarta tanggal 24 April 2014.

ISA – Implementasi ISA di INDONESIA Rudy Suryanto

3 comments

  1. Selamat malam pak rudi, assalamu’alaikum wr wb, mohon maaf jika saya mengganggu. Saya sekarang lagi tugas akhir bidang yg saya ambil pengauditan dan saya mengangkat isu tentang audit ISA. Saya mau bertanya atau minta penejelasan bapak tentang perbedaan audit berbasis ISA dengan uang SPAP dalam prakteknya. Trimakasih pak rudy, wassalamu’alaikum wr wb

    Like

    • Perbedaan telah saya sebut di powerpoint yg saya lampirkan, antara lain

      1. Keharusam menerapkan audit berbasis resiko
      2. Beralih dari rules based ke principle based
      3. Tidak semata2 menggunakan model matematis

      Like

  2. Assalamualaikum kakanda Septiawan eca putra, saya sekarang sedang tugas akhir. Dan saya juga minat isu tentang isa ini. Kalau saya boleh tau apa hasil penelitian yang kakanda dapatkan ? Apa ada saran bagi peneliti selanjutanya? Terimakasih atas perhatiannya. Wassalamualaikum wr. Wb.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s