Bagaimana Memulai Bisnis – 10 Hal yang tidak boleh terlewat oleh Calon Wirausahawan Muda !

Bagaimana anda memulai bisnis, akan menentukan seperti apa nasib bisnis anda di masa depan. Mulailah bisnis dengan benar !

Memulai bisnis memang mudah, tetapi memulai bisnis dengan benar adalah hal yang sangat sulit. Kebanyakan dari UMKM memulai usaha dari keterpaksaan, melanjutkan usaha orang tua atau iseng. Sedikit sekali yang memulai usaha dengan perencanaan dan konsep yang matang. Beberapa usaha tersebut berhasil, tetapi sebagian besar gagal. Usaha yang berhasil itupun kemudian sulit berkembang, bahkan ada yang tragis bangkrut karena tidak siap dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Berikut ini ada beberapa poin dari Guy Kawasaki yang bagus untuk kita cermati.

Guy Kawasaki adalah orang yang sangat istimewa. Memulai bisnis dengan menjadi angel programmer di Apple. Tugasnya adalah membujuk para programmer untuk mau membuat aplikasi yang berjalan di Operating System Apple. Selanjutnya dia keluar dan menjalankan bisnis konsultasi dan venture capital. Tercata dia telah menjadi konsultan dari Motorolla, dan banyak start up. Berdasarkan pengalamannya dalam mendampigi beberapa usaha besar dan kecil dia menuliskan 10 hal yang menentukan apakah bisnis anda akan sukses dimasa depan atau tidak.

1. Jadikan bermakna

Berbeda dari pikiran banyak orang, pebisnis supersukses seperti Bill Gates, Steve Jobs, Larry Page, Charles Branson mereka memulai bisnis bukan karena uang. Hal ini ternyata juga saya dapatkan ketika menanyakan ke banyak pebisnis sukses di Indonesia. Mereka memulai bisnis karena sebuah alasan mulia, untuk menjadikan hidup menjadi lebih bermakna. Ketika alasan kita memulai bisnis adalah uang, maka ketika kita sudah berusaha mati-matian dan bisnis kita tidak menghasilkan uang, maka kita akan berhenti. Atau sebaliknya ketika bisnis sudah menghasilkan uang yang cukup banyak, maka kita juga akan berhenti. Oleh karenanya perusahaan besar pasti memiliki pendiri atau pemimpin yang berpikir lebih dari sekedar mencari uang.

2.Buat Mantra!

Banyak pengusaha yang terjebak untuk membuat visi misi yang panjang dengan kata-kata yang indah. Selanjutnya visi misi tersebut dibuat plakat dan ditempel di dinding-dinding kantor. Hal yang lucu jika selanjutnya direktur atau pemilik perusahaan kemudian tidak bisa mengucapkan visi misi tersebut. Perusahaan memerlukan kata-kata sederhana untuk menggambarkan apa yang ingin dituju oleh perusahaan. Kata-kata tersebut harus cukup sederhana untuk bisa diucapkan dan diingat oleh direktur sampai dengan tukang sapu. Ketika kita mendengar Just Do It tentu kita langsung tahu bahwa itu adalah Nike. Tiga kata tersebut telah bermakna cukup dalam. Contoh lain yang bagus adalah Philip Terus Terang, Terang Terus. Apotik K-24 Komplit dan Buka 24 Jam.

3. Segera Mulai

Setelah anda memiliki tujuan yang jelas, segera mulai. Anda tidak perlu menunggu untuk menjadi sempurna baru mulai. Banyak pebisnis besar seperti Bill Gates dan Steve Jobs bahkan memulai perusahaan dari garasi mereka. Tips untuk memulai adalah berpikirlah berbeda dari pemain yang sudah ada, temukan mitra terpercaya (soul mates) dan jangan takut membuat orang terpolarisasi. Ketika tidak ada orang yang membenci produk anda, bisa jadi tidak ada orang yang mencintai produk anda juga.

4. Buat model bisnis

Model bisnis adalah perhitungan dan gambaran anda akan mendapatkan untung. Pada tahap ini anda harus sangat spesifik, kalau bisa sampai hitungan sen. Sederhanakan proses bisnis anda. Coba tanyakan ke wanita. Wanita memiliki kecenderungan untuk konservatif dan menjawab ‘tidak’ terhadap suatu kemungkinan. Kalau anda bisa meyakinkan wanita atas rencana anda, bisa jadi rencana anda cukup meyakinkan.

5.Jalin MAT (milestone, assumtions , tasks)

Buat rencana aksi yang jelas. Buat milestone atau tonggak-tonggak yang harus dicapai, buat asumsi atau ukuran-ukuran yang harus dicapai, dan rinci tugas-tugas untuk mencapai tonggak dan ukuran yang akan dicapai tersebut.

6. Cari ceruk 

Pastikan produk anda bukan hanya unik, tetapi juga bernilai / bermanfaat bagi customer. Apabila anda membuat produk yang bermanfaat tetapi tidak unik maka anda akan mendapatkan banyak persaingan dari sisi harga. Kalau anda membuat produk unik tetapi tidka bermanfaat maka hal tersebut adalah bodoh.

7.Ikuti aturan 10/20/30

Buat konsep anda secara tertulis di powerpoint. Konsep bisnis anda tersebut harus bisa disampaikan dalam 10 slides, waktu 20 menit, dan gunakan ukuran font minimal 30.

8. Rekrut orang-orang yang terinfeksi

Rekrut orang paling kompeten dan berkomitmen yang anda bisa. Segera uji konsep atau produk anda dipasara untuk tahu reaksi pasar.

9. Turunkan halangan untuk mencoba !

Buatlah calon customer mudah untuk menggunakan produk anda. Jangan minta customer melakukan sesuatu yang anda sendiri juga tidak mau melakukan. Cari orang-orang yang mau jadi sponsor produk anda.

10. Jangan biarkan orang sok tahu mencampuri bisnis anda !

Banyak ide besar yang di sepelekan di awal. Contoh ide personal computer pernah dikomentari oleh Thomas Watson, Chairman IBM di tahun 1943 bahwa hanya ada pasar untuk lima komputer di seluruh dunia (hal ini tentu salah karena ada kurang lebih 20 juta PC terjual setiap tahun). Kadang orang-orang yang berpengalaman akan memberikan komentar yang menjatuhkan mental anda, jangan dengarkan ! Mereka membuat komentar tersebut karena pengetahuan mereka terbatas pada pengalaman-pengalaman mereka. Tetap miliki keyakinan yang besar atas produk dan gagasan anda.

Demikian 10 tips dari Guy Kawasaki yang ditulis menjadi sebuah buku The Art of Start. Semoga bermanfaat bagi anda yang baru atau akan memulai bisnis

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s