10 Rahasia untuk Lolos Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2014

wpid-20140917_140704.jpg

Selama kurang lebih tiga tahun terakhir alhamdulillah saya dapat membimbing mahasiswa untuk menyusun proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan alhamdulillah dapat lolos. Untuk tahun ini karena ada penugasan dari fakultas saya memutuskan untuk libur dahulu menjadi pembimbing PKM. Meskipun demikian saya akan sedikit berbagi kunci-kunci untuk memenangkan PKM. Kunci-kunci tersebut saya dapat dari penjelasan Prof Jamasri dari UGM dan pengalaman saya pribadi selama ini menjadi pembimbing. Untuk memudahkan saya akan buat menjadi 10 Poin.

1. Jangan pernah salah kamar !

Untuk pemula di PKM perlu dipahami dahulu bahwa ada 5 jenis PKM yaitu, PKM – P (Penelitian), PKM T (Penerapan Teknologi), PKM K (Kewirausahaan) , PKM – M (Pengabdian Masyarakat), PKM – KC (Karsa Cipta).

Nah, cara paling cepat untuk tidak lolos adalah kita salah kamar. Artinya apa? Artinya kita menyusun proposal penelitian tetapi kita ikutkan PKM – Pengabdian masyarakat, atau kita memasukkan proposal PKM – Kewirausahaan tetapi isinya malah penelitian.

2. Pahami kunci penilaian di masing-masing PKM !

Masing-masing PKM memiliki kunci-kunci penilaian. Berikut ini secara singkat – kunci-kunci penilaian di masing-masing PKM

 

  1. PKM P (PKM Penelitian)
    1. Pkm p penelitian. Mencari solusi. Tertulis peneltian.. Metode mencari jawab. Ekperimen dengan coba-coba atau menyebar kuesioner. Empat bidang lainnya bukan penelitian
  2. PKM T  (PKM Penerapan Teknologi)
    1. Permasalahan pada mitra. Masyarakat produktif. Produktivitas. Kualitas. Lingkungan kerja. Pemasaran
    2. Metode
    3. Mitra kompeten atau tidak
  3. PKM K  (PKM Kewirausahaan)
    1. Metode . Produksi hanya bagian dari pkm k. Kreasi inovatif menciptakan peluang pasar.
    2. Produksi. Pengemasan. Pemasaran. Evaluasi. Proses itu terus menerus. Tidak hanya diakhir program.
    3. Survei pasar harus dilakukan sebelum membuat proposal
    4. Orientasi profit
    5. Output trend penjualan
    6. Meyakinkan tren positif dan kesinambungan
    7. Expert judgment untuk melihat apakah kegiatan akan berhasil atau tidak
    8. Analisis kelayakan usaha
  4. PKM M (PKM  Pengabdian Masyarakat)
    1. Pengabdian masyarakat tidak sama dengan penyuluhan
    2. Penyuluhan adalah bagian dari pengabdian pada masyarakat
    3. Harus ada pendampingan
    4. Harus ada evaluasi
    5. Jangan ada survei lapangan
    6. Pertama sosialisasi
    7. Pendampingan
    8. Evaluasi dilakukan setiap saat
    9. Masyarakat sasaran harus dilampirkan… Kerjasama harus sesuai dengan judul
    10. Lembar kesediaan mitra .. Diketik semua
    11. Sasaran masyarakat konsumtif
  5. PKM KC (PKM  Karsa Cipta)
    1. Penciptaan yang didasari pada karsa dan nalar mahasiswa
    2. Mengasilkan suatu sistem, disain, model barang, atau prototipe dan sejenisnya
    3. Nilai-nilai yang bersifat instan
    4. Menggunakan teknologi yang mutakhir
    5. Bukan hanya tidak ada mitra, tetapi lebih masalah kebaruan

3.Ide dasar sesuai sesuai dengan kompetensi

PKM akan menilai kreativitas mahasiswa, artinya kalau anda punya ide yang bagus maka peluang anda untuk menang akan besar. Ide kreatif itu seperti apa? Tidak harus sesuatu yang tidak pernah dibuat orang, tetapi lebih mengembangkan ke hal yang sudah ada. Coba pakai teknik Amati Tiru dan Modifikasi. Ide kreatif anda bisa ke masalah produksi, pengemasan, pemasaran, metode atau anda sesuaikan dengan tren yang akan datang.

Selanjutnya ide kreatif tersebut harus didukung kompetensi. Apabila anda memiliki ide kreatif terkait dengan masalah pertanian, padahal anda anak akuntansi, yah anda bisa gandeng teman anda dari pertanian. Atau anda punya ide untuk membuat suatu mesin, maka sebaiknya anda gandeng anak dari teknik mesin. Ide kreatif tidak sama dengan ide ngawur, harus anda sesuaikan dengan kompetensi yang dimiliki team.

4. Perhatikan Format

Perhatikan sungguh-sungguh format penulisan mulai dari cover sampai ke daftar pustaka. Reviewer tidak segan-segan membuang proposal ke bak sampah, apabila penulisan tidak sesuai format. Pastikan ada satu anggota team yang bertanggungjawab masalah format penulisan. Coba dibaca lagi untuk petujuk penulisan di Pedoman PKM 2014.

5. Pentingnya Ringkasan

Ringkasan sangat penting. Rata-rata reviewer akan membaca 300 sd 500 proposal. Oleh karenanya membuat ringkasan yang menarik dan meyakinkan adalah faktor yang sangat menentukan keberhasilan lolos/tidaknya proposal PKM.

Beberpoa kunci dalam penulisan ringkasan.

  1. Ringkasan bukan latar belakang
  2. Latar belakang satu paragraf
  3. Tujuan
  4. Metode
  5. Prediksi hasil. Apa Dampaknya . Yakinkan reviewer bahwa usaha akan jalan

6. Aspek Administratif harus lengkap !

Cek lagi, cek lagi dan cek lagi. Anda harusnya membagi team anda yang mengkonsep, ada yang mengedit dan ada yang mengecek. Bekerjasama tidak sama artinya dengan bekerja bersama (mengerjakan satu hal bersama-sama) tetapi lebih sama-sama bekerja untuk tujuan yang sama sesuai fungsi masing-masing.  Beberapa hal yang perlu anda cek untuk kelengkapan administratif:

 

  1. Kelengkapan dokumen
  2. Ada nomer halaman
  3. Pendahuluan sd terakhit pakai angka
  4. Depan sampai pendahuluan huruf romawi
  5. Kesesuaian format
  6. Persetujuan dari atasan
  7. Kesesuaian judul dengan bidang yang dipilih
  8. Ketepatan waktu penyerahan proposal

7. Aspek Subtantif – pastikan Nyambung !

Setelah anda susun ide anda coba cek apakah

Latar Belakang — Perumusan Masalah — Metode sudah nyambung ! Kalau anda punya ide hebat tetapi nulisnya nggak nyambung… ya nggak akan lolos !. Itu dulu. Setelahnya coba cek hal-hal berikut ini:

  1. Kreatifitas originalitas dan unsur kebaruan
  2. Kelaayakan sdm, teknologi, peralatan, waktu, dan pembiayaan
  3. Sudah mengadopsi teknologi yang tinggi belum
  4. Ruang lingkup masalah.. Apakah level RT atau level kabupaten
  5. Ada benang merah antara judul, latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan metodologi
  6. Perumusan masalah 3, tujuan 3 , kesimpulan 3.
  7. Manfaat hasil PKM bagi masyarakat
  8. Laporan akhir tidak ada tidak masuk ke pimnas
  9. Kreativitas bisa ditunjukkan dimana-mana
  10. Kreativitas bisa ditunjukkan dalam judul, latar belakang, tinjauan pustaka, dan metodologi
  11. Originalitas rendah , misalnya menggsnti material, menggubah besaran parameter…
  12. Originalitas tinggi.. Kalau kita sudah tahu solusinya maka kita gunakan pkm t dan pkm m
  13. Kebaruan
  14. Background dan pengalaman. Paling penting adalah pengalaman
  15. Jumlah anggota tim dan angkatan
  16. Kelayakan metode
  17. Comprehensiveness dan kedetailan. Metode diharapkan bisa menjawab rumusan masalah. Misl. Rumusan masalah no 1 belum terjawab. Apakah metode yang dipilih adalah metode terbaik. Misalnya mengukur nano pakai meteran
  18. Ketersediaan alat
  19. Kemutakhiran ….
  20. Kalau ada kendala … Misalkan dengan menyewa
  21. Kelayakan waktu dan pembiayaan… Apakah waktunya cukup
  22. Apakah biaya cukup
  23. Pelaksanaan 3 sd 5 bulan
  24. Dana 2.5 sd 12.5 juta
  25. Pelaksana 3 sd 5 orang

8. Optimalkan dosen pembimbing !

Seringkali dosen pembimbing hanya digunakan sebagai juru tandatangan saja. Padahal beliau akan dapat memberikan masukan terutama untuk masalah metode, sistematika, benang merah, dan teknik penulisan. Patut diingat bahwa PKM adalah ide mahasiswa, dosen hanya mengarahkan mahasiswa untuk bisa menuangkan ide hebat tersebut kedalam sebuah proposal.

9. Jangan telat !

Lebih baik tidak tidak sempurna tetapi tepat waktu, daripada sempurna tetapi telat. Kalau anda telat pasti tidak lolos. Jadi anda harus punya deadline. Ketika deadline itu sudah dekat, anda fokus untuk mengolah apa yang ada. Anda harus punya prioritas. Mungkin tidak semua ide, data atau masukan bisa anda masukkan ke proposal. Ingat ini baru proposal. Nanti anda akan punya cukup banyak waktu dan dana ketika anda sudah menang.

10. Luruskan Niat, Terus berusaha dan berdoa !

Hal yang paling penting, jangan jadikan PKM sebagai ajang mencari duit. Ini sudah niatan yang salah. Niatkan untuk membantu orang lain, uang dari proposal PKM hanya sekedar untuk mengganti biaya dan uang saku saja. Anda akan punya banyak pengalaman dari kegiatan ini. Kedua jangan hanya diniatkan untuk menjadikan PKM sebagai proyek, yaitu PKM selesai kegiatan selesai. Meskipun anda menang tetapi cara tersebut tidak mulia.

Ok . Apapun itu. Mulai sekarang juga karena batas akhir PKM di akhir September 2014 sudah sangat dekat. Jangan menunggu kesempurnaan. Jangan menunggu kesiapan. Langsung mulai!

 

Panduan_PKM_2014_Final_cetak

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s