Brachless Banking Solusi Tepat untuk 100 juta warga Indonesia yang belum memiliki rekening bank

011 Unbanked

Ditengah kemajuan ekonomi Indonesia yang begitu pesat selama 10 tahun terakhir, pemerintah SBY meninggalkan satu masalah besar yaitu meningkatnya kesenjangan antara warga kaya dan warga miskin. Menurut data dari OECD baru 20% dari masyarakat di Indonesia yang memiliki rekening bank. Artinya kurang lebih masih ada 100 juta rakyat Indonesia yang belum tersentuh oleh fasilitas perbankan.

Hal ini menjadi salah satu tema pokok yang disampaikan oleh bapak Hery Ghunardi, Direktur SME Bank Mandiri. Menurut beliau strategi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menerapkan branchless banking. Branchless banking atau perbankan tanpa cabang adalah konsep agen perbankan yang menjemput bola untuk melayani nasabah bank. Agen ini tidak harus menjadi pegawai bank namun bisa bersifat freelance seperti agen asuransi. Agar konsep ini bisa berjalan maka perlu didukung teknologi informasi yang memadai, dan pilihan yang tepat adalah menggunakan ponsel.

Mengapa ponsel? Karena tingkat penetrasi ponsel di Indonesia sudah sangat tinggi. Menurut data terakhir ada 150 juta user handphone, artinya rata-rata penduduk di Indonesia memiliki lebih dari satu handphone. Penggunaan ponsel sebagai sarana akses perbankan, dalam hal ini untuk menjangkau masyarakat miskin dan warga terpencil, telah terbukti berhasil di beberapa negara berkembang. Tengok kisah sukses m-pesa di Kenya, BankKO di Filipina dan bKash di Bangladesh.

Potensi Branchless Banking di Indonesia adalah

1. Potensi 100 juta orang yang masih belum terjamah perbankan (unbanked)

2. Layanan perbankan terbatas karena faktor wilayah (sangat mahal untuk mendirikan cabang)

3. Masyarakat semakin mobile oriented

4. Masyarakat sudah terbiasa menggunakan ponsel untuk transaksi, beli pulsa, bayar listrik dll

5. Cakupan sinyal ponsel yang telah menjangkau sampai daerah terpelosok.

Apa tantangan untuk penerapan branchless banking di Indonesia, salah satunya adalah kendala peraturan. Saat ini tengah digodok beberapa peraturan untuk memungkinkan layanan ini bisa diterima luas. Tantangan yang kedua adalah keamanan transaksi.

Semoga inisiatif dari Bank Mandiri ini segera dapat terwujud di waktu dekat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s