Manfaat Audit Internal dalam Akreditasi PUSKESMAS (#15)

Manfaat Audit Internal

IMG_20160418_133503

Bagi pucuk pimpinan

Hasil audit internal bisa digunakan sebagai referensi dalam membuat keputusan: mengambil atau merubah kebijakan agar lebih sesuai dengan perencanaan organisasi jangka panjang.

Bagi Unit Operasional

Mengidentifikasi dan memahami permasalahan yang ada dalam organisasi secara keseluruhan ataupun secara spesifik pada unit operasional sehingga dapat mengambil langkah-langkah perbaikan.

Bagi unit pengelola mutu

Membantu pengendalian mekanisme jaminan mutu baik pada tahap input, proses maupun hasil .

Bagi Karyawan

Proses pembelajaran dan pertumbuhan serta pembangunan budaya organisasi: budaya mutu, budaya taat prosedur, budaya perbaikan,budaya kerja sistematis.

Bagi Pelanggan

Audit internal merupakan proses pendeteksian segala kemungkinan yang dapat menciptakan ketidakpuasan pelanggan (dan juga risiko) dan dilanjutkan dengan tindakan perbaikan dan pencegahan sehingga komitmen untuk memberikan kepuasan dan keamann pada pelanggan benar-benar tercapai.

Bagi rekanan

Memberi umpan balik terhadap kinerja rekanan.

Auditor internal

Menjadi Katalisator untuk mempercepat perubahan dalam upaya

  1. Memastikan kebijakan mutu dilaksanakan
  2. Memberdayakan system mutu
  3. Memperbaiki system pelayanan
  4. Meningkatkan kinerja pelayanan

Jangan hanya sekedar menjalankan tugas, tidak ada motivasi dan jangan bekerja semrawut, karena temuan dianggap tidak berbobot.

Kompetensi dan peran auditor internal

  1. Paham prosedur audit, metoda, dan perangkat audit
  2. Mengaplikasikan prosedur, metoda, dan perangkat audit
  3. Melaksanakan audit tepat waktu
  4. Melaksanakan dan memfokuskan audit pada prioritas permasalahan
  5. Mengumpulkan informasi melalui: interview, mendengarkan, observasi, meninjau ulang dokumen termasuk pengelolaan arsip
  6. Melakukan verifikasi atas informasi yang dikumpulkan
  7. Menyimpulkan tingkat kecukupan/kesesuaian thd bukti-bukti objektif
  8. Melakukan penilaian terhadap potensi kerugian
  9. Teknik sampling
  10. Mencatat aktifitas audit dalam dokumen kerja
  11. Menyiapkan laporan
  12. Menjaga kerahasiaan informasi
  13. Komunikasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s